jpnn.com - KABUPATEN SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan akan menindak tegas secara hukum para pengusaha tambang nakal dan tidak mengindahkan kelestarian lingkungan di wilayahnya.
“Saya tidak peduli di belakangnya ada siapa,” kata Gubernur Luthfi di Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (13/5).
Luthfi menegaskan bahwa Provinsi Jawa Tengah harus menjadi pelopor pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak boleh melanggar konservasi alam.
Luthfi menyampaikan itu saat menghadiri penanaman pohon dalam rangka konservasi dan reklamasi tambang batu andesit di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng.
Hingga kini setidaknya sudah ada penindakan kepada enam pengusaha tambang di Jateng, yang melanggar ketentuan, izin, dan tidak melakukan konservasi lingkungan.
Mulai dari daerah Klaten, Magelang, Kendal, hingga Pati.
Luthfi menegaskan bahwa penegakan hukum pidana bagi mereka yang melanggar ini untuk memberikan efek jera.
“Itu perintah saya," tegas Luthfi didampingi Sekda Jateng Sumarno dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha.











































