40 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Maninjau Agam

2 hours ago 18

40 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Maninjau Agam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Rumah yang terdampak banjir bandang melanda Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (1/1). ANTARA/Yusrizal.

jpnn.com - LUBUK BASUNG - Sebanyak 40 rumah terdampak banjir bandang yang diakibatkan meluapnya Sungai Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan bahwa 40 unit rumah tersebut berada di sepanjang aliran Sungai Muaro Pisang. “Material banjir bandang masuk ke rumah," kata Benni di Lubuk Basung, Kamis (1/1).

Dia mengatakan rumah yang terdampak akan lebih banyak karena air sudah melebar ke daerah lain setelah aliran sungai tersumbat material longsor. Oleh karena itu, air mengalir ke lokasi lain dalam kondisi hari tidak hujan pada Rabu (31/12).

Setidaknya, lanjut dia, ada 200 orang mengungsi ke musala, rumah keluarga, dan fasilitas pemerintah. Mereka ketakutan dengan material yang turun dan kondisi ini sudah lima kali terjadi semenjak akhir November 2025.

"Air sungai disertai material turun beberapa kali, setelah tanah longsor melanda hulu sungai. Kondisi ini kurang baik bagi mereka, karena saat mereka pulang ke rumah, ada bunyi dentuman di hulu sungai, sehingga mereka kembali mengungsi," kata Benni.

Dia menambahkan kondisi ini mencekam karena aliran sungai sebelumnya sudah berpindah dan mengancam banyak rumah lain. Sementara, lokasi aliran sungai sudah aman mengingat air sungai mengering setelah aliran berpindah. 

Kondisi tersebut, lanjutnya, bakal disampaikan ke gubernur Sumbar dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V untuk penanganan secara teknis yang perlu keilmuan.

"Bagaimana kami mencarikan masalahnya dan saat ini kami hanya menyelesaikan sungai yang tersumbat di hilir sungai apabila terjadi longsor," ungkap Benni.

Sebanyak 40 rumah terdampak banjir bandang di Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |