jpnn.com - MEDAN - Sebanyak empat rumah hanyut akibat banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara dalam laporan yang diterima di Medan, Kamis (23/4), menyatakan bencana banjir itu akibat curah hujan yang terjadi Kamis (23/4).
Pusdalops PB Sumut mendata empat rumah hanyut tersebar di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban. Selain itu, Pusdalops juga mendata sedikitnya 196 rumah terdampak dan 18 rumah rusak berat akibat peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Berdasarkan laporan tidak ada korban luka maupun meninggal dunia. Jumlah pengungsi masih dalam pendataan," kata dia.
Yuyun, sapaan akrab Sri Wahyuni, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Menurut dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
"Kondisi terkini masih dalam tahap penanganan dan pendataan," ujarnya. (antara/jpnn)








































