jpnn.com - KENDARI - Tiga kru Kapal Layar Motor (KLM) Boine Bai Mole yang tenggelam setelah dihantam ombak di sekitar perairan Bombana, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (13/9), diselamatkan Tim SAR Gabungan.
Adapun identitas ketiga korban yang merupakan warga Banggai tersebut, yakni Rijan Lauke (54) selaku nakhoda, serta dua kru kapal bernama Umur Laode (33) dan Ridwan Lamanda (41).
"Seluruh korban selanjutnya dievakuasi menuju Pelabuhan Syahbandar Pomalaa," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari Amiruddin saat dihubungi di Kendari, Senin (14/9).
Dia menjelaskan bahwa awalnya menerima laporan dari Staf KUPP Molawe yang melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal yang memuat tiga orang di perairan Bombana pada pukul 00.50 WITA.
“Mendapat informasi itu langsung kami kerahkan tim SAR," tuturnya.
Dia menyebutkan bahwa kapal tersebut bertolak dari Bulukumba menuju Luwuk, pada Minggu (13/9) pukul 06.00 WITA, namun saat malam hari kapal tersebut dihantam badai hingga tenggelam di tengah laut. "Sekitar pukul 22.14 WITA kapal tenggelam akibat hantaman gelombang di perairan Bombana," ujarnya.
Dia menjelaskan tim penyelamat dari Rescue Boat (RB) 307 yang diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan tiba pada Senin pukul 06.30 WITA, langsung melakukan penyisiran di area perairan tersebut.
Pada pukul 07.13 WITA, petugas menemukan KLM Boine Bai Mole dalam kondisi setengah tenggelam sekitar 5,5 mil laut arah barat daya dari lokasi yang dilaporkan beserta seluruh korban dalam keadaan selamat.

















































