jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sebanyak 125 kelompok mahasiswa baru Universitas Ciputra (UC) Surabaya mengikuti Selling Day dalam rangkaian OWeek 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa untuk belajar bisnis melalui praktik langsung, termasuk mengenal penggunaan teknologi point of sales (POS).
Dalam Selling Day, mahasiswa tidak hanya ditantang menciptakan produk dan menjualnya, tetapi juga belajar mengelola transaksi secara digital. Seluruh transaksi dalam kegiatan tersebut dilakukan secara cashless dengan dukungan sistem POS dari Kasir Pintar.
Sebanyak 125 tenant menghadirkan produk unggulan dari masing-masing kelompok. Produk yang dijual beragam, mulai makanan berat, snack, hingga minuman.
Kreativitas mahasiswa terlihat dari sejumlah produk yang memadukan berbagai cita rasa dan rempah, seperti ketumbar, daun jeruk, serai, lengkuas, kunyit, jahe, hingga kencur ke dalam kreasi makanan fusion.
Namun, pengalaman bisnis yang diberikan tidak berhenti pada proses membuat dan menjual produk. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi dalam mengelola operasional usaha, mulai dari pencatatan transaksi hingga pemantauan stok.
Dosen Pendamping Pelaksana OWeek 2026 Universitas Ciputra Louisa Christina Hartanto mengatakan pengenalan POS sejak mahasiswa baru merupakan bagian dari upaya kampus membangun pola pikir bisnis yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana membuat produk dan menjualnya, tetapi juga memahami bagaimana sebuah bisnis dikelola. POS system seperti yang digunakan oleh merchant besar maupun bisnis yang memiliki banyak cabang menjadi salah satu teknologi yang penting untuk mereka kenali sejak awal,” ujar Louisa, Kamis (3/9).
Menurut dia, penggunaan sistem digital juga membantu mahasiswa memahami pentingnya akurasi dalam menjalankan bisnis.














































