jpnn.com, JAKARTA - DIABETES adalah salah satu penyakit yang terjadi akibat peningkatan kadar gula darah.
Kadar gula darah tinggi, juga dikenal sebagai hiperglikemia, terjadi ketika terdapat terlalu banyak glukosa yang beredar dalam aliran darah.
Hal ini biasanya terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau tidak bisa menggunakan insulin secara efektif untuk memindahkan glukosa ke dalam sel sebagai energi.
Gula darah tinggi yang terus-menerus merupakan ciri utama diabetes dan jika tidak terkontrol, bisa merusak pembuluh darah, saraf, ginjal, mata, dan jantung seiring waktu.
Gejalanya bisa meliputi rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, kelelahan, penglihatan kabur, dan penyembuhan luka yang lambat.
Beberapa herbal bisa membantu mendukung pengelolaan gula darah tinggi pada penderita diabetes dengan meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi penyerapan glukosa, atau mendukung metabolisme secara keseluruhan.
Misalnya, biji fenugreek, pare (karela), kayu manis, kemangi suci (tulsi), dan gurmar (gymnema sylvestre) telah menunjukkan potensi dalam membantu mengatur kadar gula darah secara alami.
Meskipun herbal ini bisa bermanfaat jika disertakan dalam diet atau sebagai suplemen, herba ini tidak boleh menggantikan obat yang diresepkan dan harus digunakan di bawah panduan dokter untuk menghindari interaksi atau hipoglikemia.








































