jpnn.com - PALEMBANG - Dua korban selamat dari kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas (Muratara) kembali menjalani tindakan medis lanjutan di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.
Kedua korban bernama Ngadiono (44) dan Jumiatun (35) menjalani operasi tahap kedua lantaran mendapatkan luka bakar serius yang mereka alami akibat insiden tersebut.
Dari keduanya, kondisi Jumiatun dinilai lebih menghawatirkan karena mengalami kerusakan parah pada bagian tangan.
Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Budi Susanto menjelaskan bahwa prosedur operasi dilakukan untuk membersihkan jaringan yang rusak sekaligus mengangkat jaringan mati akibat luka bakar.
"Sekitar pukul 11.00 WIB tadi, tim medis telah melakukan operasi lanjutan terhadap dua pasien, yakni Ngadiono yang sebelumnya dievakuasi menggunakan helikopter, serta Jumiatun," tutur Budi, Senin (11/5).
Budi mengatakan, perkembangan kondisi Ngadiono menunjukkan hasil positif setelah menjalani perawatan intensif. Luka bakar yang dialami mulai membaik secara bertahap.
"Kondisi Ngadiono cukup baik. Tingkat luka bakarnya sudah menurutnya sekitar 20 persen dan saat ini tinggal sekitar 30 persen yang masih dalam proses pemulihan," kata Budi.
Berbeda dengan Ngadiono, Jumiatun mengalami luka yang lebih serius, terutama pada bagian jari tangan yang diduga mengalami kerusakan hingga ke jaringan dalam.











































