jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur Bangka Belitung Hellyana akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa menghadirkan teman-teman sewaktu kuliah di Universitas Azzahra menjadi saksi di perkara ijazah palsu.
Usai menjalani pemeriksaan tambahan sebagai tersangka di Bareskrim pada Kamis (5/2), kader PPP itu mulanya menyebut bahwa pihaknya sedang berupaya menghadirkan sejumlah saksi.
Dalam daftar saksi yang disebutkannya, Hellyana awalnya menyebut berencana menghadirkan sejumlah rekannya semasa kuliah untuk ikut diperiksa penyidik Bareskrim.
"Kita masih dalam minggu depan kita juga masih ada menghadirkan saksi yang waktu itu menemani, teman-kawan sahabat-sahabat saya yang menemani kuliah yang foto bersama," kata Hellyana kepada wartawan.
"Kemudian ada saksi ahli juga belum, masih ada dua saksi ahli. Saksi administratif ya sama pidana ya. Kita masih ada, masih ada saksi," imbuhnya.
Namun, Hellyana kemudian langsung merubah keterangannya perihal teman-teman kuliahnya yang akan dihadirkan.
Saksi yang akan dihadirkan ternyata hanya sebatas rekan yang mendampinginya sewaktu wisuda dan mengambil ijazah.
"Enggak kuliah sih sebetulnya, tapi yang menemani wisuda," kilah Hellyana.










































