5 Pemuda Magelang Meluncurkan SIPAGI, Aplikasi AI untuk Penanganan Stunting

5 hours ago 15

5 Pemuda Magelang Meluncurkan SIPAGI, Aplikasi AI untuk Penanganan Stunting

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Lima pemuda asal Magelang untuk meluncurkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama SIPAGI (Sistem Pemantauan Gizi Berbasis AI). Foto: source for JPNN

jpnn.com, YOGYAKARTA - Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan oleh lima pemuda asal Magelang untuk meluncurkan aplikasi SIPAGI (Sistem Pemantauan Gizi Berbasis AI) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) itu diklaim mampu mendeteksi dan menganalisis kandungan nutrisi makanan secara real-time melalui pemindaian kamera.

Sistem itu juga terintegrasi dengan data komposisi pangan Indonesia, sehingga dapat memberikan informasi gizi secara cepat dan akurat.

Inovasi itu digagas oleh lima pemuda yang menamakan diri “Magelang Avengers”, yakni Aria Ganna Henryanto dosen entrepreneurship di Universitas Ciputra & alumnus FEB UGM, Marchel Adrian Shevchenko founder Data Sorcerers & kandidat doktor di MIT (Amerika Serikat).

Kemudian, Yohanes Santoso, CEO Alesco Group & alumnus Universitas Ciputra, Muhammad Rezza, peneliti kebijakan publik di Merti Tidar Berdaya & alumnus FISIPOL UGM, dan James Santoso, wirausahawan muda di bidang kuliner.

Marchel Adrian Shevchenko mengatakan keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk melahirkan inovasi.

“Magelang mungkin kota kecil, tetapi gagasan tidak pernah mengenal batas geografis. Hal ini menjadi semangat yang menyatukan kami,” ujar Marchel, Sabtu (2/5).

Dia menambahkan inovasi tidak harus lahir dari kota besar atau pusat kekuasaan.

Lima pemuda Magelang luncurkan SIPAGI, aplikasi AI pendeteksi gizi untuk bantu atasi stunting. Inovasi ini dorong peran generasi muda jadi pencipta teknologi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |