jpnn.com, MATARAM - Polisi mengamankan sembilan remaja yang viral di media sosial karena terekam video berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya sambil memamerkan senjata tajam (sajam).
Kepala Satreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan tindakan pengamanan ini merupakan respons kepolisian atas keresahan masyarakat, khususnya para pengguna jalan terhadap kelompok remaja ini.
"Atas dasar itu, kami melakukan penelusuran jejak mereka dan hari ini baru berhasil mengamankan sembilan orang," kata Dharma, Jumat malam.
Dia menegaskan bahwa perburuan para remaja yang berbuat ugal-ugalan di jalan raya pada malam hari ini masih terus berlangsung di lapangan.
"Saat ini masih melakukan pengejaran terhadap yang lain," ucapnya.
Dia mengatakan sembilan remaja yang diamankan itu masih dalam usia anak. Rata-rata, mereka berusia 14 hingga 15 tahun.
"Ada yang masih pelajar kelas dua SMP," ujarnya.
Dari pemeriksaan sementara, aksi konvoi di jalan raya tersebut dilakukan sebagai bentuk reaksi usai pesta minuman beralkohol.
















































