jpnn.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah memprediksi Golkar pada Pilpres 2029 bakal bersama poros petahana, yakni Presiden RI Prabowo Subianto.
Sebab, kata dia, Golkar untuk kondisi hari ini tak memiliki kader yang cukup kuat untuk memunculkan kandidat sendiri sebagai Capres 2029.
"Peluang terbesarnya akan membersamai Prabowo, bahkan untuk mendorong Cawapres 2029 sekali pun Golkar sepertinya kesulitan," kata Dedi melalui layanan pesan, Jumat (11/9).
Toh, kata dia, corak politik Golkar dua dekade ini selalu berada di pemerintah. Kondisi tersebut membuat partai berkelir kuning sulit merapat ke poros Joko Widodo (Jokowi).
"Kecil kemungkinan mungkin berpihak ke Jokowi, kecuali Jokowi masih mendukung Prabowo. Maka secara bersama Golkar berada di barisan yang sama dengan Jokowi, tentu bukan faktor Jokowi melainkan faktor Prabowo," katanya.
Dedi melanjutkan poros politik menuju 2029 masih akan dikuasai Prabowo dengan Gerindra. Jika ada kubu lain, besar kemungkinan dipimpin Demokrat.
Menurutnya, poros Jokowi menjadi kuat ketika PSI lolos ke parlemen, sehingga kuat untuk memunculkan kandidat pada 2029.
"Jika PSI lolos parlemen, poros Jokowi bisa saja muncul untuk pilpres, tetapi selama PSI masih di bawah ambang batas parlemen. Maka, Jokowi tidak akan banyak lakukan manuver," katanya.
















































