jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mendirikan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan (SMKB) sebagai pusat pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Hal ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Rektor Unusa Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono menjelaskan SMKB menaungi secara administratif seluruh program pendidikan pascasarjana, pendidikan profesi, dan program pengembangan eksekutif Unusa di bidang manajemen, kesehatan, dan kebijakan berkelanjutan, sebagai satu ekosistem akademik yang terintegrasi, konsisten, dan berdampak.
Dia mengatakan transformasi Unusa diarahkan pada penguatan tata kelola dan pengembangan akademik yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus menjawab tantangan sektor kesehatan, pendidikan, kebijakan publik, dan pembangunan sosial secara berkelanjutan.
Unusa juga berkomitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Unusa tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kampus harus menjadi pusat solusi, bukan sekadar pusat pengetahuan,” kata Prof Yogi, Senin (19/1).
Kemudian di bawah SMKB, Unusa mengembangkan Program Studi Magister Manajemen (MM) yang berorientasi pada keberlanjutan dan selaras dengan SDGs serta prinsip ESG, dengan fokus pada layanan kesehatan, pendidikan tinggi, kebijakan publik, serta kewirausahaan dan bisnis.
Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat yang menitikberatkan pada keberlanjutan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat; Program Studi Magister Keperawatan yang diarahkan pada peningkatan kualitas layanan keperawatan dan mutupelayanan kesehatan.










































