Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wamensos Tekankan Pentingnya Data Warga Miskin

3 hours ago 22

Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wamensos Tekankan Pentingnya Data Warga Miskin

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono saat ditemui di Posko Pengungsian Korban Longsor, Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (6/2/2026). Foto: sources for JPNN

jpnn.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menanggapi tragedi anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga dipicu persoalan ekonomi, termasuk keterbatasan biaya untuk kebutuhan sekolah.

Agus menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah, khususnya dinas sosial, dalam melakukan pendataan warga kurang mampu agar intervensi bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

"Ya kan begini ya, semua itu harus perlu aktif. Saya meminta kepada pemda, kepada dinsos, untuk proaktif melakukan pendataan terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu, supaya kemudian pemerintah bisa mengintervensi bantuan yang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat itu," kata Agus saat ditemui di Posko Pengungsian Korban Longsor, Kantor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, data yang akurat dari pemerintah kabupaten dan kota menjadi kunci utama dalam penyaluran bantuan sosial. Tanpa data yang valid, negara berisiko terlambat hadir dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di masyarakat.

“Karena datanya berasal dari pemkab,” ujarnya.

Terkait kondisi di NTT, Agus menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan langkah strategis melalui Program Sekolah Rakyat. Program tersebut, kata dia, dirancang untuk menjawab persoalan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“Khusus untuk NTT, di sinilah kemudian Pak Presiden memerintahkan atau membuat program Sekolah Rakyat itu dalam rangka menjawab masalah-masalah begitu,” jelasnya.

Agus menilai, jika Program Sekolah Rakyat dapat menjangkau seluruh siswa dari keluarga kurang mampu, maka tragedi serupa seharusnya dapat dicegah sejak dini.

Wamensos Agus Jabo menanggapi tragedi anak bunuh diri di NTT, menekankan pentingnya pendataan warga miskin dan Program Sekolah Rakyat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |