Sentil Kultur Ekonomi Lama, Legislator Gerindra Buka-bukaan Misi Hilirisasi Prabowo

3 weeks ago 46

Sentil Kultur Ekonomi Lama, Legislator Gerindra Buka-bukaan Misi Hilirisasi Prabowo

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo Subianto. Ilustrasi Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI Azis Subekti menyebut pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama 22 tahun terakhir terlalu lama diarahkan hanya menjaga stabilitas ketimbang melakukan keberanian struktural.

Dia kemudian mengungkit langkah Indonesia yang membangun jalan dan infrastruktur, tetapi lambat membangun kedaulatan industri.

"Kita mengekspor kekayaan alam, tetapi terlalu lama mengimpor nilai tambah. Kita memuji investasi, tetapi sering lupa bertanya, setelah tambang habis, apa yang tersisa bagi rakyat sekitar," kata Azis melalui keterangan persnya, Selasa (26/5).

Dia melanjutkan stabilitas ekonomi yang selama ini dibanggakan, ternyata tidak cukup untuk mengurai ketimpangan.

Rakyat, kata Azis, tidak hidup dari angka statistik semata, melainkan dari rasa keadilan yang nyata.

?Azis menjabarkan sejumlah ironi yang masih terjadi di berbagai daerah penghasil sumber daya alam (SDA).

Menurutnya, sekolah masih rusak di daerah penghasil batu bara hingga infrastruktur buruk di kawasan tambang strategis.

"Kita seperti bangsa yang perlahan terbiasa melihat kekayaan mengalir keluar, sementara rakyat hanya menerima sisa-sisa manfaatnya," ujar Azis.

Anggota DPR RI Azis Subekti menilai keberanian Presiden Prabowo yang berfokus ke hilirisasi mengubah struktur lama ekonomi di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |