Rupiah Sempat Melemah 90 Poin, BI Pantau Ketat Pasar Valas

1 week ago 33

Rupiah Sempat Melemah 90 Poin, BI Pantau Ketat Pasar Valas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bank Indonesia mengintervensi pasar valas dengan intensitas lebih tinggi saat rupiah ambruk. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah sempat melemah 90 poin dan mata uang Garuda berada di atas level psikologi Rp 18 ribu dibandingkan dolar AS (USD).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan bank sentral mengintervensi pasar valas dengan intensitas lebih tinggi.

“Kami memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya,” kata Destry dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Destry menjelaskan BI juga memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik.

Dia melanjutkan intervensi yang berkesinambungan akan terus dilakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder.

Selain itu, BI juga melakukan koordinasi serta komunikasi dengan korporasi dan pelaku pasar lainnya juga terus dilakukan secara intensif.

“Pelemahan nilai tukar masih dipengaruhi oleh tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali bereskalasi dan menghambat prospek damai,” jelas Destry.

Di samping itu, kebutuhan valas di domestik masih cukup besar sesuai dengan pola repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri (ULN).

Nilai tukar (kurs) rupiah sempat melemah 90 poin dan mata uang Garuda berada di atas level psikologi Rp 18 ribu dibandingkan dolar AS (USD).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |