jpnn.com - WANITA tangguh ini memilih berada di garis depan untuk melindungi lingkungan dan menyelamatkan masyarakat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda Sumatera Selatan.
Dialah Lessy Yunistin Prahayu, seorang sarjana pendidikan lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya.
Laporan Cuci Hati, Palembang
Lessy memilih jalan pengabdian berbeda.
Saat sebagian besar lulusan FKIP identik dengan dunia pendidikan, Lessy justru mendedikasikan dirinya sebagai anggota Manggala Agni di Daops XIV Banyuasin sejak 2020.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Keinginan untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan menjadi motivasi utama yang mendorongnya bergabung sebagai petugas penanggulangan karhutla.
"Motivasi saya bergabung di Manggala Agni karena ingin berkontribusi dalam menjaga lingkungan, terutama dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," ujar Lessy.
Menjalani profesi sebagai petugas pemadam karhutla tentu bukan perkara mudah. Apalagi, latar belakang pendidikannya sama sekali tidak berkaitan dengan pekerjaan yang menuntut ketahanan fisik tinggi.














.jpeg)


























