bali.jpnn.com, DENPASAR - Tim SAR gabungan memperluas jangkauan operasi pencarian empat korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/8) dini hari.
Senin (17/8) kemarin, pencarian empat korban ditingkatkan secara masif melalui sinergi tiga lini: udara, laut, dan darat.
Empat korban yang belum ditemukan, yakni Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, Slamet Yulianto.
“Pencarian udara dikerahkan secara masif menggunakan pesawat," kata Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Muhamad Hariyadi dilansir dari Antara.
Menurut Muhamad Hariyadi, penyisiran udara mengandalkan pesawat Cassa NC212-200 dengan nomor registrasi U-6215.
Perjalanan armada udara ini dimulai sejak Minggu (16/8) siang dari Bandara Juanda Surabaya, sempat menyisir perairan selatan lokasi kejadian.
Pesawat milik TNI AL Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda itu lalu mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Pada Senin siang, pesawat kembali lepas landas dari Bandara Gusti Ngurah Rai, Bali bersama personel SAR Surabaya untuk menyisir perairan selatan dengan cakupan area hingga 3.650 NM².











.jpeg)


























