Dominasi Suasana

3 hours ago 13

Oleh: Dahlan Iskan

Dominasi Suasana

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Yang paling melegakan di tanggal 17 Agustus kemarin adalah terbuktinya teori bahwa bayang-bayang sering lebih menakutkan dari kenyataan: demo besar yang bisa rusuh di mana-mana terbukti tidak terjadi.

Pesan kekhawatiran dari mulut ke telinga sempat beredar lama: jangan keluar rumah di tanggal 17 Agustus. Tidak aman. Pun sampai sehari sebelumnya masih ada pesan bisik-bisik seperti itu.

Dominasi SuasanaKetiganya yang duduk berderet, dengan Prabowo di tengah antara Jokowi dan Gibran. --YouTube Setpres

Mal-mal yang telanjur meninggikan pagar tentu yang merasa paling lega. Pengunjung mal tetap ramai sepanjang hari kemarin. Di sebuah supermarket besar saya melihat pembelanja masih banyak.

Saya beli durian: Medan campur musangking. Sampai di kasir saya diberi tahu: ada paket musangking yang menggendong durian Medan. Harganya sama. Kasir minta izin untuk menukarnya. Tentu saya setuju. Dengan uang yang sama dapat dua.

Teman belanja saya ikut senang. Saya anjurkan: makan dulu yang Medan baru yang musangking. Ternyata yang Medan juga enak. Waktu giliran hendak makan musangking sudah keburu kenyang.

"Bisnis kian susah, pak," ujar pengusaha yang di belakang saya yang juga menuju kasir.

"Kenapa?"

Orang politik akan menafsirkan busana Jokowi-Gibran yang mengapit Presiden Prabowo ini dengan tafsir politik. Terlebih tidak ada SBY dan Megawati.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |