Roberto Martinez Dituding Jadi Biang Keladi Kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026

3 hours ago 14

Roberto Martinez Dituding Jadi Biang Keladi Kegagalan Portugal di Piala Dunia 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelatih Portugal, Roberto Martinez. Foto: X/@selecaoportugal

jpnn.com, JAKARTA - Pelatih Portugal, Roberto Martinez jadi sasaran kekesalan penggemar seusai timnya tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026.

Berlaga di Dallas Stadium, Texas, Selasa (7/7) dini hari WIB, Portugal angkat koper seusai kalah 0-1 dari Spanyol.

Manajer kelahiran 13 Juli 1973 itu dianggap menjadi biang keladi kegagalan Portugal di ajang empat tahunan tersebut.

Sepanjang turnamen penampilan Portugal kurang menyakinkan dengan hanya finis di posisi kedua pada fase grup.

Pada fase gugur tim berperingkat lima FIFA tersebut kesulitan melawan Kroasia sebelum akhirnya menang 2-1.

Laga melawan Spanyol kemudian menjadi kali terakhir pria berusia 52 tahun menukangi Cristiano Ronaldo dan kolega.

Kebetulan kontrak Martinez akan berakhir pada akhir Piala Dunia 2026.

“Ini pertandingan terakhir saya bersama Portugal. Saya merasa terkesan diterima di sini setelah melakoni 45 laga," kata Martinez dalam laman ESPN.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez jadi sasaran kekesalan penggemar seusai timnya tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |