jpnn.com - JAKARTA - Tim Nasional Portugal harus mengubur mimpi mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan rival sesama Eropa, Spanyol, di babak 16 besar.
Kekalahan dramatis 0-1 di AT&T Stadium, Arlington, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB, meninggalkan luka mendalam bagi kapten lini tengah Selecao das Quinas, Bruno Fernandes.
Dia tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah perjalanan Portugal berakhir dengan cara yang begitu menyakitkan.
Gol telat Mikel Merino pada masa injury time menghancurkan harapan Portugal yang sempat yakin laga akan berlanjut ke babak tambahan.
"Jelas, kami sedih. Kami datang ke sini dengan satu tujuan untuk memenangkan segalanya. Sayangnya, kami tidak berada di level terbaik," ujar Bruno dikutip dari situs resmi FIFA.
Menurut gelandang Manchester United itu, Portugal sebenarnya mampu mengimbangi bahkan tampil lebih baik pada babak pertama.
Namun, setelah turun minum, permainan tim berubah dan memberi ruang bagi Spanyol untuk terus menekan.
"Saya pikir kami bermain lebih baik di babak pertama, tetapi di babak kedua kami melakukan kesalahan yang sama yaitu bertahan terlalu rendah di lapangan. Ketika itu terjadi, cepat atau lambat Anda akan kebobolan," ungkapnya.







































