jpnn.com, JAKARTA - Band indie rock asal Jakarta, Reality Club segera mengadakan konser bertajuk (10) Years of Reality Club - Live in Jakarta di Basketball Hall GBK pada 6 Juni 2026.
Dalam konser tersebut, Reality Club siap mengajak pendengar masuk kembali ke tempat di mana semua cerita itu bermula yakni rumah.
Sebab, sebelum kelahiran lagu-lagu Reality Club, semuanya dimulai dari sebuah studio kamar di rumah keluarga sendiri. Di sana, Faiz Novascotia Saripudin, Fathia Izzati selaku tuan rumah berbagi rasa dengan Nugi Wicaksono, dan Era Patigo.
Reality Club menulis lagu, merekam demo seadanya, lalu melemparkannya ke internet tanpa ekspektasi muluk tentang sejauh apa musik akan berjalan. Sepuluh tahun kemudian, gema dari kamar tersebut menjelma menjadi karya yang kini dinikmati pendengar.
“Apa yang ingin kami lakukan adalah mengajak orang-orang datang ke rumah kami. Reality Club sendiri lahir dari sebuah rumah. Awalnya Reality Club dimulai di rumah gue dan Fathia, rumah keluarga kami. Enggak kebayang, dari dulu cuma seru-seruan bikin lagu di rumah, tiba-tiba bisa
sampai di titik ini. Kami ingin memberikan sebuah pertunjukan untuk dirayakan bersama dan mengenang sejauh apa perjalanan kami sudah berjalan,” ungkap Faiz Novascotia Saripudin, personel Reality Club.
Konsep rumah tersebut akan diterjemahkan lewat tata panggung, visual, pencahayaan, hingga area exhibition yang dirancang menyerupai ruang hidup Reality Club sendiri.
Susunan LED berskala besar dengan pendekatan visual imersif akan mengelilingi area pertunjukan untuk menciptakan pengalaman yang membuat penonton seolah benar-benar masuk ke dalam 'rumah' Reality Club. Ruang hangat tempat seluruh cerita, lagu, dan kenangan berasal.
Tidak hanya itu, konser tersebut juga menghadirkan exhibition memorabilia perjalanan Reality Club selama satu dekade terakhir. Penonton dapat melihat berbagai arsip dan memorabilia yang menjadi bagian penting dalam perkembangan Reality Club sebagai band.







































