Presiden Prabowo Targetkan Efisiensi BUMN Tembus Rp 70 Triliun di Akhir 2026

1 hour ago 17

Presiden Prabowo Targetkan Efisiensi BUMN Tembus Rp 70 Triliun di Akhir 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8). Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemangkasan jumlah BUMN berhasil menghemat biaya overhead negara hingga Rp 50 triliun demi dialihkan ke fasilitas publik.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pidatonya pada Sidang Tahunan DPR/MPR/DPD RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026)

“Kita menghemat biaya overhead sekitar 50 triliun rupiah, hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas bla bla bla,” ujar Prabowo.

Prabowo menargetkan bakal terus memangkas jumlah perusahaan pelay merah itu sehingga menghemat Rp 70 triliun pada Desember 2026.

“Kita bisa bayangkan dengan Rp 50 triliun berapa puskesmas bisa perbaiki, berapa sekolah bisa kita renovasi, berapa rumah untuk rakyat bisa kita berikan,” kata dia.

Eks Menteri Pertahanan itu sendiri mengaku kaget karena jumlah BUMN yang mencapai 1.074 perusahaan.

“Saya mengira BUMN ada 300 atau 400, ternyata 1.704. Dan BUMN-BUMN ini kadang-kadang bekerja seenaknya. Tidak bertanggungjawab kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Dia pun menargetkan nantinya BUMN hanya tersisa 300 perusahaan saja di akhir 2026. (dit/jpnn)

Presiden Prabowo Subianto mengatakan dengan memangkas jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), negara bisa menghemat hingga Rp 50 triliun.


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |