jpnn.com, BANDUNG - Polrestabes Bandung menyelidiki secara intensif kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar SMAN 5 Bandung, Cihampelas.
Pengeroyokan terhadap pelajar kelas 11 atas nama Muhammad Fahdly Arjasubrata itu terjadi pada Jumat (13/3/2026) malam, saat perjalanan korban ke rumah dari kegiatan buka puasa bersama di kawasan Ciumbuleuit.
Setibanya di Jalan Cihampelas sekitar pukul 23.00 WIB, korban diduga diserang oleh kelompok pelajar lain dari SMAN 2 Bandung
Plt. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya mengatakan penyidik saat ini sedang bekerja untuk mengusut tuntas insiden penganiayaan antarpelajar tersebut.
"Kami menyampaikan bahwa semalam ada kejadian keributan di Jalan Cihampelas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia."
"Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan kepada Polrestabes Bandung dalam melakukan pendalaman dan penyidikan berkaitan dengan kejadian tersebut," kata Adiwijaya saat dikonfirmasi, Minggu (15/3).
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan serangan balik atau balas dendam dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.
"Kami berharap dengan kejadian semalam juga tidak ada ekses yang akan terjadi di kemudian hari," tegasnya. (mcr27/jpnn)










































