Polisi Usut Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Lombok Tengah

1 week ago 40

Polisi Usut Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Lombok Tengah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi garis polisi di lokasi kejadian. Foto: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, MATARAM - Polisi mengusut dugaan pembakaran terhadap tiga santri di sebuah pondok pesantren di Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Akibat peristiwa itu satu orang korban meninggal dunia.

"Informasi baru kami terima hari ini dari laporan orang tua korban," kata Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguam Hutahaean, Rabu.

Punguam mengatakan penyidik segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan meminta keterangan para pihak terkait serta mengumpulkan alat bukti di lapangan.

Kasus tersebut mencuat setelah Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi menyoroti video yang beredar di media sosial Facebook yang diunggah oleh pemilik akun bernama @Tiara Erna BenKinara Cahya.

Video itu memperlihatkan kondisi salah seorang korban yang mengalami luka bakar.

Dalam video itu, korban tampak meringis kesakitan dengan sejumlah bagian tubuh dibalut perban saat menjalani perawatan di rumah sakit. Korban juga mengeluhkan rasa sakit pada bagian badan dan kaki.

Berdasarkan hasil penelusuran LPA, peristiwa tersebut terjadi pada November 2025, namun kembali menjadi perhatian publik setelah video korban beredar luas di media sosial.

Polisi mengusut dugaan pembakaran terhadap tiga santri di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |