jpnn.com - Mungkin Anda yang bisa menilai: ini penipuan atau tidak. Ini bisnis online. B2B. Pusatnya di Illinois, Amerika Serikat. Berarti di seputaran Chicago. Namanya: SPS Commerce.
Tentu ia yang saya maksud ini adalah anak muda. Tidak terlalu muda. Alumnus kimia. Sudah bekerja mapan di perusahaan besar. Istrinya alumnus Universitas Brawijaya, jurusan bahasa Inggris.
Maksud saya: ia cukup cerdas untuk menilai bisnis baru yang ia terjuni itu, apalagi ia sudah berpengalaman menjalankan usaha. Waktu kuliah ia sambil dagang beras. Lalu dagang gula.
Ia juga sudah berpengalaman ”jatuh”. Dua kali. Yakni saat terjun ke bisnis kuliner: pecel dan rawon. Tidak sampai satu tahun tutup. Lalu kuliner lagi. Tutup lagi.
Sudah pula mencoba bisnis pertanian. Ia sewa sawah. Tidak sampai setengah hektare. Ditanami melon. Pengelolaannya diserahkan ke petani kenalanmya.
Empat bulan kemudian si petani lapor: tanaman melonnya mati semua. Empat bulan, seandainya tidak mati, tentu sudah panen.
"Jangan-jangan sudah panen, uangnya hilang, lalu lapor tanamannya mati?" tanya saya.
"Tidak tahu," jawabnya.

.jpeg)










































