jpnn.com - Rivalitas panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung berbuntut panjang. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menghujani kedua tim dengan sederet sanksi usai laga sarat tensi pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, 10 Mei 2026.
Tak hanya pemain, Persib sebagai klub juga ikut terseret hukuman. Total enam sanksi dijatuhkan Komdis PSSI kepada pemain dan kedua tim setelah pertandingan panas yang berakhir dengan kemenangan Persib 2-1.
Laga yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno itu memang sejak awal sudah dipenuhi atmosfer panas. Persija terpaksa memindahkan pertandingan ke Samarinda akibat persoalan perizinan di Jakarta.
Di atas lapangan, Persib tampil superior lewat dua gol Adam Alis yang sekaligus memperbesar jalan Maung Bandung menuju gelar juara Super League 2025/2026. Sebaliknya, kekalahan itu menjadi pukulan telak bagi Persija karena praktis mengakhiri peluang mereka dalam perebutan trofi.
Namun drama ternyata tidak berhenti setelah peluit panjang berbunyi. Ketegangan antarpemain memicu berbagai insiden yang kemudian masuk meja sidang Komdis PSSI.
Dari kubu Persib, kapten tim Marc Klok mendapat teguran keras karena dianggap melakukan ajakan tandang kepada suporter.
Beckham Putra Nugraha juga dijatuhi hukuman serupa akibat selebrasi berlebihan yang memancing reaksi lawan.
Tak hanya itu, Persib sebagai tim juga terkena sanksi setelah pemainnya disebut melakukan perusakan fasilitas stadion berupa kursi plastik. Maung Bandung diwajibkan mengganti kerugian material sekaligus menerima teguran keras dari Komdis.





































