Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Ini Sebabnya

4 hours ago 18

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Ini Sebabnya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda resmi dihentikan, Kamis (17/9). Foto: Abdul Malik Fajar/JPNN.com

jpnn.com, BANTEN - Operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang di sekitar Perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau resmi dihentikan.

Keputusan ditutupnya operasi pencarian lima jurnalis serta tiga kru kapal ditetapkan saat rapat evaluasi di Posko SAR Nasional, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan standar operasional prosedur (SOP) pencarian normalnya berlangsung selama tujuh hari.

Akan tetapi, dalam pencarian terdapat petunjuk sehingga Basarnas memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari.

"Selama masa perpanjangan berakhir belum menemukan tanda-tanda. Untuk itu, kami menghormati keputusan Basarnas menghentikan operasi pencarian," ungkap Andra, Kamis (17/9).

Kendati demikian, operasi pencarian dapat dibuka kembali bila ada perkembangan di lapangan.

"Akan tetapi, jika nanti ada informasi baru di lapangan, kami akan bersama-sama menindaklanjuti," jelasnya.

Pada kesempatan sama, pihaknya menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam kepada keluarga korban.

Basarnas resmi mengentikan operasi SAR rombongan jurnalis hilang di Perairan Selat Sunda pada hari kesepuluh pencarian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |