Pemkot Surabaya Bongkar Puluhan Gudang Sampah Liar di Sekitar TPA Benowo

3 hours ago 19

Senin, 16 Maret 2026 – 14:31 WIB

Pemkot Surabaya Bongkar Puluhan Gudang Sampah Liar di Sekitar TPA Benowo  - JPNN.com Jatim

Pemkot Surabaya menertibkan 40 gudang sampah ilegal di sekitar TPA Benowo. Penindakan ini dilakukan untuk menegakkan Perda dan mencegah pencemaran lingkungan. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menertibkan sejumlah bangunan liar yang digunakan sebagai tempat penimbunan dan pemilahan barang bekas di kawasan sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Sabtu (14/3).

Penindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan aturan pengelolaan sampah di Kota Surabaya.

Kepala Satpol PP Surabaya Achmad Zaini menyampaikan bahwa bangunan yang ditertibkan merupakan gubuk semi permanen yang digunakan untuk menumpuk sampah di luar area resmi TPA.

“Kami menertibkan 38 bangunan gubuk di wilayah Kecamatan Pakal dan 2 bangunan di Kecamatan Benowo, total ada 40 bangunan yang ditertibkan. Sesuai Perda, dilarang keras menumpuk sampah di lokasi selain TPA,” ujar Zaini, Senin (16/3).

Dalam pelaksanaannya, petugas masih memberikan kesempatan kepada pemilik untuk mengambil barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi. Sementara sisa sampah yang tidak dimanfaatkan langsung dibersihkan dan dibawa ke TPA Benowo.

Zaini menjelaskan, sebelum tindakan penertiban dilakukan, pemerintah kota telah lebih dahulu memberikan sosialisasi kepada pemilik dan penyewa lahan agar tidak menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat penumpukan sampah.

“Tentunya kami edukasi bersama DLH untuk tidak menumpuk sampah diluar area TPA Benowo,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, Dedik Irianto, menyebut keberadaan gudang-gudang penampungan sampah ilegal tersebut sering menimbulkan persoalan lingkungan, terutama bau menyengat dan potensi pencemaran.

Pemkot Surabaya menertibkan 40 gudang sampah ilegal di sekitar TPA Benowo. Penindakan ini dilakukan untuk menegakkan Perda dan mencegah pencemaran lingkungan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |