jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah resmi menyiapkan empat fasilitas stimulus ekonomi untuk periode semester II-2026, termasuk di antaranya regulasi baru yang berpihak pada kesejahteraan para penulis di Indonesia.
Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto seusai memimpin Rapat Koordinator Terbatas (Rakortas) lintas kementerian yang digelar di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional pada paruh kedua tahun ini.
Airlangga mengungkapkan bahwa dari total empat fasilitas stimulus yang disiapkan, fokus pemerintah kali ini tidak hanya menyasar sektor komoditas utama, tetapi juga memperluas jangkauan ke sektor ekonomi kreatif.
Kehadiran kebijakan baru bagi para penulis tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian insentif dan mendukung produktivitas pekerja literasi di tanah air.
Inilah empat fasilitas yang disiapkan pemerintah untuk semester II:
1. Insentif Pajak untuk Penulis
Pemerintah akan memberikan insentif pajak sebesar 1,5 persen untuk penulis melalui skema PPh final.







































