jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan belum ada rencana untuk memodifikasi cuaca dengan menurunkan hujan buatan.
Hujan buatan belum akan diturunkan meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi panas dengan suhu tinggi di ibu kota.
Bahkan, Pramono mengeklaim akan turun hujan dengan intensitas sedang saat Idulfitri nanti.
“Memang data BMKG menunjukkan sebelumnya itu cuacanya panas, tetapi pada saat Idulfitri ada kemungkinan curah hujan menengah,” ucap Pramono di Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/3).
“Sehingga dengan demikian Jakarta masih belum memerlukan dibuat hujan buatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Ida Pramuwardani menuturkan bahwa BMKG memprediksi musim kemarau 2026 berpotensi datang lebih awal di sejumlah wilayah Indonesia.
Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim kemarau pada periode April diawali dari wilayah Nusa Tenggara kemudian secara bertahap ke wilayah Indonesia lainnya.
“Pada saat ini, musim kemarau sudah memasuki beberapa wilayah di Pulau Jawa, sehingga pola cuaca didominasi kondisi cerah hingga berawan tebal."










































