Minat Pada Mobil Listrik Bekas Melonjak, ENTREV Sebut Jadi Sinyal Baik untuk Industri

3 hours ago 18

Minat Pada Mobil Listrik Bekas Melonjak, ENTREV Sebut Jadi Sinyal Baik untuk Industri

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi kendaraan listrik di Indonesia. ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Balai lelang PT JBA Indonesia mencatat sepanjang awal 2026 keberagaman model kendaraan elektrifikasi yang dilelang makin meningkat. Di sisi lain, ada peningkatan rasio penjualan unit mobil listrik bekas. 

Chief Operating Officer (COO) JBA Indonesia Deny Gunawan menyampaikan minat terhadap kendaraan elektrifikasi di balai lelang JBA menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hal tersebut tercermin dari bertambahnya variasi model yang masuk ke balai lelang dan meningkatnya tingkat keberhasilan penjualan unit.

Dia menjelaskan pada Januari 2025, penjualan kendaraan listrik di lelang masih didominasi oleh Hyundai IONIQ 5 EV Signature EXN dan IONIQ EV 4x2 AT. 

Memasuki Januari 2026, modelnya semakin beragam, mulai dari Wuling Cloud EV, Air EV Lite, Air EV Standard Range, hingga Binguo EV Long Range AC dan Binguo EV Premium Range. 

“Sepanjang awal 2026 kami telah melelangkan 22 model kendaraan listrik dengan sold ratio sekitar 41 persen,” ujar Deny Gunawan.

Menanggapi perkembangan tersebut, ENTREV National Project Manager Nasrullah Salim menyebut perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa adopsi kendaraan listrik mulai merambah pasar sekunder dan memperluas akses masyarakat terhadap teknologi mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Dia menyampaikan meningkatnya aktivitas transaksi mobil listrik di pasar kendaraan bekas merupakan indikator penting bahwa teknologi ini mulai diterima secara lebih luas oleh masyarakat.

Balai lelang PT JBA Indonesia mencatat sepanjang awal 2026 keberagaman model kendaraan elektrifikasi yang dilelang makin meningkat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |