jpnn.com - Pulau Belitung makin semarak menjelang perhelatan balap sepeda internasional bergengsi, GFNY Belitung 2026. Salah satu kegiatan menyongsong GNFY digelar melalui wisata olahraga (sport tourism) yang diikuti komunitas serta penghobi roadbi ke.
"Kegiatan wisata ini dilakukan dengan menyusuri keindahan pesisir pantai Pulau Belitung, Minggu (8/2)," kata Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah, Minggu (8/2).
Dia menjelaskan, acara ini merupakan bagian dari rangkaian "Road to GFNY Belitung" yang puncaknya akan diselenggarakan pada 21 Juni 2026 mendatang.
Dimulai dari titik ikonik Bundaran Batu Satam (Km 0 Belitung), para peserta melintasi rute yang memanjakan mata, mulai dari jalur pedesaan asri hingga jajaran pantai pasir putih bersih.
Djoni juga memberikan apresiasi dan menyambut hangat para peserta dengan menjanjikan kualitas hidup yang lebih baik saat berada di Belitung.
“Anda tidak sekadar bersepeda, melainkan menelusuri kawasan geopark dengan lanskap batu granit purba, laut biru jernih, dan udara terbersih se-Indonesia,” ungkap Djoni.
Dilepas oleh Sekretaris Daerah Pemkab Belitung, Marzuki, rute kali ini mencakup beberapa titik strategis pariwisata, seperti Tanjung Pendam, Sentra Batik Sepiak, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi dan GFNY Belitung.
Sementara itu, founder GFNY Indonesia, Axel Moeller, mengungkapkan bahwa edisi kali ini sangat istimewa karena menyandang status sebagai GFNY Asia Championship 2026.









































