Musim Hujan di Sumsel Berlanjut Hingga April, BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi!

2 hours ago 29

 Waspada Bencana Hidrometeorologi!

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi banjir. Foto: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, SUMATERA SELATAN - Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di wilayah Sumatera Selatan masih akan berlangsung hingga empat bulan ke depan. 

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi terutama di titik-titik rawan banjir dan tanah longsor. 

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Sumsel Wandayantolis menerangkan bahwa akhir musim hujan tidak akan terjadi secara serentak di seluruh wilayah. 

"Musim hujan di Sumsel diperkirakan bertahan hingga Akhir April atau awal Mei mendatang. Tentang waktu berakhirnya musim berbeda-beda di setiap wilayah," terang Wandayantolis, Minggu (8/2/2026). 

Potensi curah hujan tinggi menurut data BMKG peningkatan curah hujan masih akan terjadi dengan intensitas hujan, berkisar antara 100 hingga 300 milimiter per bulan.

"Secara umum pada Februari hingga April dominan curah hujan pada kisaran intensitas 100 hingga 300 mm. Sehingga, daerah yang rawan bencana hidrometeorologi diimbau tetap waspada dan selalu memantau informasi yang disampaikan BMKG," jelas Wandayantolis. 

Curah hujan yang masih cukup tinggi ini berpotensi memicu genangan air, banjir luapan sungai, serta tanah longsor di wilayah dengan kontur tanah labil dan daerah aliran sungai.

Sejumlah kawasan di Sumsel yang memiliki riwayat banjir dan longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Musim hujan di Sumatera Selatan akan berlanjut hingga April, BMKG mengimbau masyarakat waspada akan bencana hidrometeorologi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |