Marak Penipuan Logistik Berkedok Paket, J&T Cargo Imbau Pelanggan Jangan Mudah Percaya

3 hours ago 24

Marak Penipuan Logistik Berkedok Paket, J&T Cargo Imbau Pelanggan Jangan Mudah Percaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

J&T Cargo mengimbau pelanggan untuk tak langsung percaya pada pihak yang mengaku sebagai CS dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan logistik berbasis teknologi, J&T Cargo berkomitkmen akan membantu masyarakat mengenali modus penipuan logistik yang semakin canggih.

Melalui kampanye bertajuk "Jangan Ketipu, Cek Dulu" J&T Cargo bertujuan ingin melindungi konsumen dari kerugian finansial maupun pembobolan data pribadi\.

Penipuan online masih menjadi tantangan serius di tengah meningkatnya aktivitas transaksi dan pengiriman barang secara digital.

Merujuk survei Diginex bersama Inventure dan ivosights pada 2025 menunjukkan 26,5% masyarakat Indonesia pernah menjadi korban penipuan online.

Gambaran itu diperkuat oleh laporan Online Scams in Indonesia dari Kaspersky Lab, yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kerawanan penipuan digital tertinggi di kawasan ASEAN.

SPV Hotline Customer Service Center J&T Cargo, Eko Erwanto mengungkapkan pelanggan sering menerima berbagai pesan terkait pengiriman barang, mulai dari informasi status paket, informasi tambahan asuransi, hingga pemberitahuan refund.

Kondisi itu kerap dimanfaatkan pelaku penipuan untuk mengirimkan pesan palsu, tautan penipuan, atau resi editan yang dibuat seolah-olah berasal dari sistem resmi perusahaan.

"Berdasarkan laporan yang kami terima Hotline Customer Service Center penipuan refund melalui QRIS menjadi salah satu modus yang paling sering dilaporkan," ungkap Eko dalam siaran persnya, Selasa (20/1).

J&T Cargo mengimbau pelanggan untuk tak langsung percaya pada pihak yang mengaku sebagai CS dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |