jpnn.com - PALEMBANG - Tim SAR Gabungan terus mencari Tedi (43), warga yang hilang tenggelam di aliran Sungai Lematang, Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.
Pada hari kedua pencarian, Jumat (13/3), tim di lapangan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, tetapi korban belum ditemukan.
"Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian yang telah dilakukan sejak hari sebelumnya," ungkap Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin.
Berdasar informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat korban sedang duduk di atas jembatan di Desa Modong pada Kamis (12/3), sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diduga terpeleset jatuh ke Sungai Lematang, dan tubuhnya terseret arus hingga tenggelam.
Kantor SAR Palembang menerima informasi terkait kejadian tersebut pada Kamis (12/3) sekitar pukul 11.20 WIB. Setelah menerima laporan, tim rescue Kantor SAR Palembang segera dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Metod pencarian dilakukan dengan cara penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet atau Landing Craft Rubber (LCR) di sepanjang aliran Sungai Lematang.
Operasi pencarian ini melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, unsur TNI/Polri, BPBD PALI, Damkar, relawan, serta masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).










































