jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., resmi menjadi Warga Kehormatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai buah dari peran besar dan kontribusi nyata TNI Angkatan Darat dalam berbagai operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di seluruh Indonesia.
Penganugerahan tersebut diberikan dalam rangkaian Forum Dialog dan Sarasehan bertema “Penguatan Basarnas dalam Sistem SAR Nasional” yang berlangsung di Ruang Serbaguna Dono Indarto, Kantor Pusat Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026).
Penghargaan Warga Kehormatan Basarnas dianugerahkan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memiliki integritas, komitmen kemanusiaan serta kontribusi signifikan dan berkelanjutan dalam mendukung operasi SAR, baik pada bencana alam, kecelakaan transportasi maupun situasi darurat lainnya. Penilaian juga mencakup aspek reputasi, inovasi, serta keteladanan sebagai tokoh publik.
Penganugerahan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Basarnas dan TNI AD dalam berbagai operasi penyelamatan.
Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi elemen penting dalam menghadirkan respons cepat, terpadu, dan efektif bagi masyarakat yang terdampak situasi darurat.
Dalam forum tersebut, Jenderal Maruli menegaskan sesuai dengan tugas pokok TNI dalam melindungi segenap bangsa Indonesia dari segala bentuk ancaman, TNI AD selalu siap mendukung dan memberikan perbantuan dalam penanganan bencana serta operasi SAR.
“Sepanjang perjalanan pengabdian kami, TNI AD sangat aktif. Setiap terjadi bencana maupun operasi SAR, kami selalu terlibat dalam upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban,” ujar KSAD.
KSAD juga menegaskan komitmen TNI AD untuk terus bersinergi dengan Basarnas dalam misi kemanusiaan.










































