jatim.jpnn.com, SURABAYA - One Global Capital merealisasikan distribusi pengembalian investasi setara Rp1,2 triliun kepada para investor. Dana tersebut berasal dari laba pengembangan proyek properti di kawasan Five Dock, Sydney, dengan nilai proyek mencapai lebih dari AUD100 juta.
Pendiri sekaligus Chairman One Global Capital Iwan Sunito mengatakan capaian ini bukan hanya melampaui target perusahaan, tetapi juga menandai kematangan strategi investasi anak bangsa di panggung global.
Menurut pengusaha kelahiran Surabaya itu, perjalanan proyek Five Dock bermula lebih dari dua dekade lalu dari investasi sekitar AUD5 juta atau setara Rp50 miliar. Investasi tersebut tidak dilakukan secara spekulatif, melainkan berbasis aset riil, tata kelola ketat, serta pemahaman mendalam terhadap siklus kota dan kebijakan perencanaan.
“Kami tidak pernah mengejar hype, tetapi fokus pada aset nyata yang kami pahami secara mendalam. Di Five Dock, prinsip kami buy well, add value, and sell well. Kini kesabaran itu terbayar,” kata Iwan Sunito dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2).
Dia menjelaskan titik balik proyek terjadi pada 2019 ketika rezoning Five Dock disetujui oleh otoritas New South Wales. Sejak saat itu, valuasi lahan melonjak signifikan.
Secara rata-rata, proyek tersebut menghasilkan laba lebih dari AUD100 juta, atau sekitar 20 kali dari modal awal. Investor dengan dana AUD250 ribu menerima distribusi sekitar AUD2,75 juta, atau 11 kali lipat termasuk pengembalian modal.
“Dalam Rupiah, investasi awal setara Rp1,2 miliar kini bisa bernilai Rp28,9 miliar atau 24 kali lipat,” ungkapnya.
Menutup kinerja 2025, One Global Capital juga mendistribusikan dividen perdana pada Hari Natal senilai AUD3 juta dengan imbal hasil sekitar 28,5 persen. Momentum itu berlanjut menjelang Tahun Baru Imlek 2026, dengan distribusi laba proyek Five Dock setara Rp1,2 triliun.







































