Akankah Australia Mengatur Roblox Setelah Ada Laporan Pelecehan dan Eksploitasi Anak?

1 hour ago 24

Akankah Australia Mengatur Roblox Setelah Ada Laporan Pelecehan dan Eksploitasi Anak?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Akankah Australia Mengatur Roblox Setelah Ada Laporan Pelecehan dan Eksploitasi Anak?

Pemerintah Australia mengirim surat peringatan kepada situs game sosial populer, Roblox, menyusul laporan soal anak-anak yang didekati dan dirayu oleh predator di platform tersebut.

Menteri Komunikasi Australia Anika Wells mengirim surat kepada Roblox meminta pertemuan mendesak dan menyatakan kekhawatiran atas "konten buatan pengguna yang ekstrem dan tidak senonoh" di platform tersebut, termasuk materi seksual eksplisit dan bunuh diri.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah laporan dan kekhawatiran yang terus berlanjut tentang anak-anak yang didekati dan dilecehkan oleh predator, yang secara aktif berupaya mengeksploitasi rasa ingin tahu dan kepolosan mereka," bunyi isi surat itu. 

Komisaris Keamanan Siber Australia juga memberitahu Roblox soal niatnya untuk menguji implementasi komitmen keamanan yang dibuat platform tersebut tahun lalu.

Komitmen tersebut termasuk menjadikan akun pengguna di bawah usia 16 tahun menajdi tidak untuk publik secara otomotis, serta memperkenalkan alat untuk mencegah pengguna dewasa menghubungi anak di bawah usia 16 tahun tanpa persetujuan orangtua.

Surat Menteri Komunikasi Australia juga merujuk pada upaya yang dilakukan oleh Roblox dengan Komisaris Keamanan Siber sepanjang tahun 2024 dan 2025 untuk mengembangkan langkah-langkah keamanan tambahan.

"Meskipun demikian, masalah-masalah tersebut tampaknya masih berlanjut," bunyi surat tersebut.

"Ini tidak dapat diterima dan masalah-masalah ini sangat mengkhawatirkan banyak orangtua di Australia."

Pemerintah Australia sudah memberikan surat peringatan kepada situs game sosial populer Roblox menyusul laporan media tentang anak-anak yang didekati dan dirayu oleh predator di platform tersebut

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |