Koster Warning 8.416 Agen Bansos, Sorot Validitas Data & Komunikasi dengan Warga

3 weeks ago 48

Rabu, 27 Mei 2026 – 07:59 WIB

Koster Warning 8.416 Agen Bansos, Sorot Validitas Data & Komunikasi dengan Warga - JPNN.com Bali

Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Foto: Humas Pemprov Bali

bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

Koster menekankan bahwa digitalisasi bansos merupakan langkah strategis untuk memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan di Bali.

Menurut Koster, validitas data menjadi faktor utama agar masyarakat yang membutuhkan dapat menerima bantuan secara adil dan transparan.

“Data penerima harus dibenahi dengan baik supaya bantuan sosial tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” kata Koster saat membuka acara Bimbingan Teknis Agen Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial Provinsi Bali yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (26/5) kemarin.

Program digitalisasi bantuan sosial di Bali merupakan bagian dari transformasi digital nasional yang didorong pemerintah pusat.

Koster menyebut Bali menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang dijadikan percontohan pelaksanaan pemerintahan berbasis digital.

Khususnya dalam proses dan mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan.

Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 8.416 agen digitalisasi bantuan sosial telah disiapkan di seluruh wilayah Bali.

Gubernur Bali Wayan Koster meminta seluruh pihak membenahi data penerima bantuan sosial (bansos) agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |