bali.jpnn.com, DENPASAR - Gubernur Wayan Koster mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Bali yang menyetujui penambahan penyertaan modal sebesar Rp 445 miliar kepada PT. BPD Bali.
Penambahan penyertaan ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan Bali ke depan, memicu perputaran ekonomi makin sehat.
Dengan penambahan penyertaan modal sebesar Rp 445 miliar, maka total saham yang dimiliki Pemprov Bali saat ini menjadi Rp 1,28 triliun, setara 33,9 persen.
Jumlah tersebut ditambah dengan jumlah sebelumnya hingga bulan Desember 2025, yakni sebesar Rp 839,9 miliar.
“Apabila provinsi lain mengunci penyertaan modal di bank yang ditunjuk daerahnya masing-masing agar provinsinya menjadi pemegang saham paling tinggi, maka tidak demikian dengan Provinsi Bali.
Kami tidak perlu terlalu berambisi, mengingat fiskal yang dimiliki Provinsi Bali belum mampu melewati Kabupaten Badung,” ujar Koster saat Sidang Paripurna ke-26 DPRD Bali di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (21/1).
Ke depan, kata Koster, secara kolaboratif Provinsi Bali bersama Kabupaten seluruhnya akan mendorong Bank BPD Bali untuk lebih sehat.
Targetnya adalah mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan BPD Bali, melakukan pembenahan secara internal untuk dapat memiliki kompetensi dan kinerja yang lebih baik.











































