jpnn.com, JAKARTA - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat peningkatan hingga tujuh persen arus peti kemas (throughput) pada semester I 2026.
Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan arus peti kemas sebesar 1.817.738 TEUs dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.698.339 TEUs.
Menurut Daniel, peningkatan tersebut mencerminkan tumbuhnya aktivitas perdagangan domestik dan internasional yang dilayani perusahaan di sejumlah terminal peti kemas.
"Capaian pertumbuhan itu hasil konsistensi perusahaan menerapkan aspek keselamatan, kecepatan pelayanan, dan efisiensi di setiap terminal," ujar Daniel di Jakarta, Jumat.
Daniel mengatakan pertumbuhan throughput pada semester pertama tahun ini juga didorong oleh meningkatnya aktivitas bongkar muat di sejumlah terminal utama yang dikelola perusahaan.
Terminal Panjang di Lampung menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan throughput sebesar 17,4 persen dibandingkan semester I 2025.
Selanjutnya, Terminal Tanjung Priok mencatat pertumbuhan 7,9 persen dan Terminal Pontianak meningkat 3,8 persen.
"Ketiga terminal tersebut menjadi kontributor utama terhadap kenaikan arus peti kemas IPC TPK selama enam bulan pertama tahun ini," jelas Daniel.








































