jpnn.com - MAKASSAR - Musibah kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sangir, Melayu Baru, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebanyak delapan unit rumah hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Lorong 220 sekitar pukul 16.00 WITA.
"Ada delapan unit rumah warga dilaporkan terbakar,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Makassar Fadli Wellang saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Senin (16/2). Dia menyebut tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. “Korban luka dan korban jiwa nihil (tidak ada korban)," ungkapnya.
Informasi mengenai adanya kebakaran itu langsung ditindaklanjuti Tim Damkarmat Makassar setelah dilaporkan pukul16.10 WITA. Sebanyak 17 unit armada damkar diturunkan ke lokasi kejadian, yakni empat dari Carester Ujung Tanah, 12 Mako Damkar, dan satu rescue atau penyelamat.
Si jago merah dijinakkan sekitar 30 menit kemudian. Setelah api dipadamkan, tim tetap melaksanakan penyemprotan air untuk pendinginan pada puing bangunan di lokasi agar tidak ada bibit api yang bisa menimbulkan kejadian serupa.
Dari keterangan ketua RT setempat, diduga awal api berasal dari lantai dua rumah warga.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kejadian karena masih dalam penyelidikan polisi.
“Kami belum dapat pastikan itu (penyebabnya), tapi informasi diterima dugaan sementara titik api itu dari lantai dua rumah salah satu warga setempat," katanya menambahkan.
Sejauh ini pihak kepolisian sudah berada di lokasi seusai api dipadamkan untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kebakaran tersebut termasuk mengumpulkan bahan keterangan dan saksi-saksi warga setempat yang melihat kejadian. (antara/jpnn)









































