Jokowi Dianggap Sedang 'Cuci Tangan', Biar Tangan Kotornya Terlihat Bersih

3 hours ago 17

Jokowi Dianggap Sedang 'Cuci Tangan', Biar Tangan Kotornya Terlihat Bersih

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden ketujuh Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Akademisi Barisan Oposisi Indonesia (BOI) Ubedilah Badrun menyebut Presiden RI ketujuh Joko Widodo (Jokowi) berusaha lari dari tanggung jawab ketika bilang tak pernah mengusulkan perubahan UU KPK.

"Jika sekarang Jokowi bilang tidak terlibat, karena itu inisiatif DPR, itu pernyataan yang bernuansa cuci tangan," kata Kang Ubed sapaan Ubedilah Badrun melalui layanan pesan, Senin (16/2).

Diketahui, UU KPK direvisi pada 2019 atau ketika Jokowi masih menjabat sebagai Presiden RI.

Banyak pihak menilai perubahan aturan itu melemahkan kemampuan lembaga antirasuah memberantas korupsi.

Belakangan, Jokowi menyampaikan persetujuan UU KPK dikembalikan sebelum revisi pada 2019, seperti diusulkan eks ketua lembaga antirasuah Abraham Samad.

Eks Gubernur Jakarta itu juga mengeklaim tak pernah mengusulkan revisi UU KPK ketika menjabat Presiden RI.

Jokowi menuding revisi UU KPK pada 2019 menjadi usul DPR dan tak pernah menandatangani perubahan aturan tersebut setelah disahkan.

Kang Ubed mengatakan Jokowi yang menjabat Presiden RI ketika revisi UU KPK dilakukan, sebenarnya menyetujui rancangan perubahan aturan itu.

Akademisi BOI Ubedilah Badrun menyebut Jokowi berusaha cuci tangan saat bilang bukan pihak yang mengusulkan revisi UU KPK.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |