jpnn.com, JAKARTA - Keindahan panorama Danau Telaga Menjer di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, kini menjadi sorotan setelah sebuah rekaman video udara (drone) viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat menjamurnya deretan villa komersial yang berdiri di atas zona resapan air dan sempadan danau.
Ketua Yayasan Jagat Tunas Bumi (JATUBU), Mantep Abdul Ghoni mengatakan kawasan yang secara ekologis merupakan zona konservasi tersebut kini telah berubah drastis menjadi area padat bangunan permanen.
Dia menjelaskan kondisi ini memicu dugaan adanya pembiaran oleh pemerintah daerah terhadap alih fungsi lahan yang berisiko memicu bencana lingkungan.
"Kawasan yang dulunya dikenal sebagai zona konservasi kini berubah menjadi area padat bangunan. Di baliknya, mengintai ancaman serius terhadap kelestarian lingkungan dan stabilitas tanah," kata Ghoni dalam keterangannya, Rabu (21/1).
Dia juga menduga bahwa pembangunan puluhan villa tersebut tidak mengantongi izin resmi.
"Nah, tebing di bawah sejumlah bangunan villa dilaporkan telah mengalami pengikisan dan tanda-tanda longsor. Jika tidak segera dilakukan normalisasi, keselamatan warga di sekitar danau menjadi taruhannya," lanjutnya.
Masyarakat setempat kini menuntut transparansi dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Keberadaan sedikitnya 56 unit villa yang seolah "dibiarkan" tumbuh subur memicu tanda tanya besar terkait fungsi pengawasan dinas terkait.














































