Kambing Verde

5 hours ago 17

Oleh Dahlan Iskan

Kambing Verde

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Dari Amerika dan Kanada saya tidak ke Meksiko. Setidaknya agar tidak semua prediksi "perusuh" Disway benar.

Memang Piala Dunia di Amerika-Kanada-Meksiko belum selesai --tetapi bagi Kanada serasa sudah bubar. Tim Kanada sudah tersingkir --kalah 0-3 oleh Maroko.

Kambing Verde

Harapan bikin kejutan demi kejutan sirna --meski bisa masuk 16 besar sudahlah kejutan-- apalagi ada alasan kuat kenapa kalah: salah satu pemain intinya cedera. Alphonso Davies. Bek kiri yang sangat hebat.

Ia tetap hadir ke bangku pemain di pinggir lapangan Stadion Houston, Texas, tetapi tidak pakai seragam. Ia pakai dua kruk untuk bisa berjalan.

Kruk itu ia tinggalkan tergeletak di rumput hijau saat ikut membesarkan hati rekan-rekannya yang baru kalah. Alphonso Davies cedera saat bermain di klub Jermannya Bayern Munich.

Ia sangat diharapkan bisa bermain di Piala Dunia, tetapi hanya bisa main 32 menit saat Kanada menang lawan Afrika Selatan. Ia lantas diistirahatkan dengan harapan bisa bermain lagi menghadapi Maroko.

Pagi sebelum pertandingan, dilakukanlah MRI atas kakinya. Memang tidak ditemukan cedera baru, tetapi Davies merasa tidak bisa bermain maksimal bila diturunkan lawan Maroko.

Maka setiap ada piala dunia omongan kita masih akan sama: kapan Indonesia yang berpenduduk hampir 300 juta jiwa bisa seperti Cape Verde yang hanya berpenduduk..

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |