jatim.jpnn.com, MALANG - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai meminta siswa dan guru SMA, SMK, serta SLB di Jawa Timur memanfaatkan momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan baik. Libur sekolah dijadwalkan berlangsung mulai 16 hingga 29 Maret 2026.
Menurut Aries, libur Lebaran bukan sekadar waktu beristirahat dari kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi kesempatan mempererat silaturahmi bersama keluarga dan masyarakat.
“Momentum Idulfitri adalah saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi dengan orang tua, keluarga, dan masyarakat di kampung halaman. Jadikan Lebaran sebagai waktu untuk memperkuat nilai saling menghormati, saling memaafkan, dan memperbaiki diri,” kata Aries, Senin (16/3).
Aries juga mengingatkan para siswa dan guru untuk menjaga kesehatan selama libur Lebaran. Bagi yang melakukan perjalanan mudik, ia mengimbau agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan.
Menurutnya, setelah libur Lebaran para siswa dan guru diharapkan kembali ke sekolah dengan semangat baru pada bulan Syawal.
“Kita berharap setelah libur Lebaran, seluruh murid dan guru kembali ke sekolah dengan hati bersih dan semangat baru sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.
Dia menambahkan setelah libur Lebaran dunia pendidikan di Jawa Timur akan menghadapi sejumlah agenda penting, baik kompetisi akademik maupun non-akademik.
Beberapa di antaranya adalah Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), hingga Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).







































