jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY terus mengebut pembangunan ruas jalan strategis Prambanan-Gayamharjo. Hingga saat ini, jalur sepanjang 4,5 kilometer telah berhasil terbangun dari total rencana sepanjang 9,08 km.
Kepala Dinas PUPESDM DIY Anna Rina Herbranti mengatakan bahwa proyek ini terus berjalan secara bertahap. Untuk tahun ini, pengerjaan difokuskan pada tambahan sepanjang 1,5 km.
"Prambanan-Gayamharjo yang sudah terbangun 4,5 km dari total 9,08 km. Tahun ini berkontrak 1,5 km melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD). Saat ini progresnya masih tahap awal, yakni mobilisasi," ujar Anna di Yogyakarta, Kamis (22/1/2026).
Mengingat pentingnya jalur ini, Pemerintah Provinsi DIY tengah memperjuangkan pendanaan untuk sisa ruas jalan yang belum tertangani. Masih terdapat sekitar 3 km jalur yang memerlukan anggaran tambahan.
"Tersisa sekitar tiga kilometer, kami perjuangkan melalui Inpres Jalan Daerah berikutnya. Semoga usulan kami bisa disetujui agar pembangunan rampung bertahap sesuai target," tambah Anna.
Pembangunan jalan ini bukan sekadar menambah panjang aspal. Kepala Bidang Bina Marga DPUPESDM DIY Tri Murtoposidi menekankan bahwa proyek ini adalah jawaban atas keterbatasan kapasitas jalan di DIY dibandingkan lonjakan jumlah kendaraan.
Jalur Prambanan-Gayamharjo berfungsi sebagai opsi baru menuju Wonosari (Gunungkidul) guna memecah kepadatan di jalur utama yang sering macet saat musim libur.
Jalur tersebut juga menghubungkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prambanan dengan kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran dan Karst Gunungkidul.








































