jpnn.com - MOSKOW - Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei pada Minggu (23/8), mengatakan bahwa negara akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz apabila Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Iran.
"Jika perang ekonomi terus berlanjut, tidak akan ada setetes minyak pun yang diekspor, baik melalui Selat Hormuz atau dari mana pun di Teluk Persia,” kata dia di X.
“Iran akan menganggap partisipasi atau dukungan negara manapun terhadap perang ekonomi Amerika terhadap rakyat Iran sebagai tindakan perang," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya operasi ekonomi terhadap Iran.
Trump menyebut operasi tersebut sebagai "isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya”. Dia menyerukan negara-negara sekutu untuk bergabung dengan AS.
Ketegangan antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari.
AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Kemudian, Iran membalas dengan menyerang pihak lawan.
Pada Maret, AS dan Israel menyerang sasaran di ladang gas South Pars serta kawasan industri Assaluyeh di Iran selatan.









































