jpnn.com, JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami kenaikan membuat pemilik mobil mencari cara agar kendaraan lebih efisien bahan bakarnya.
Tidak sedikit dari pengemudi melakukan cara lain seperti mengubah gaya mengemudi atau mengurangi penggunaan AC.
Padahal, penyebab mobil boros tidak selalu berasal dari kebiasaan pengemudi.
Banyak faktor yang membuat kendaraan tidak lagi efisien, seperti usia kendaraan atau ada komponen yang mulai menurun performanya.
Jika dibiarkan tidak hanya membuat pengeluaran untuk membeli BBM semakin besar, tetapi berpotensi memicu kerusakan pada komponen lain yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal.
CEO Garasi.id, Ardyanto Alam mengungkapkan banyak pemilik kendaraan baru menyadari mobilnya bermasalah setelah konsumsi BBM meningkat atau performanya mulai menurun.
Menurut dia, kendaraan yang rutin dirawat biasanya memiliki performa mesin yang lebih optimal dan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
"Servis berkala membantu mendeteksi potensi kerusakan sejak dini sehingga pemilik kendaraan tidak perlu mengeluarkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari," ujar Ardyanto Alam dalam siaran persnya, Senin (24/8).









































