jpnn.com, JAKARTA - UMKM binaan PT Pertamina memperoleh total penjualan mencapai Rp1,9 miliar dalam satu hari pembukaan acara The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT), yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).
Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan UMKM yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan.
“Penjualan senilai Rp1,9 miliar di hari pertama INACRAFT 2026 menjadi bukti bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki kualitas produk yang kuat, mampu bersaing, serta relevan dengan kebutuhan pasar nasional maupun global. Harapannya target pameran tahun ini pencapaian UMKM akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Baron.
Momentum ini diharapkan menjadi gerbang bagi UMKM untuk memperluas pasar, baik domestik maupun internasional.
Saat ini, tercatat sekitar 200 UMKM mitra binaan Pertamina telah berhasil menembus pasar global (Go Global).
Dia menambahkan kehadiran UMKM binaan Pertamina di INACRAFT tidak semata berorientasi pada transaksi penjualan, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, termasuk pemberdayaan para wirausaha perempuan.
“Sesuai dengan tema INACRAFT tahun ini Exploring and Celebrating Womanpreneurs in Craft, mayoritas mitra binaan yang ikut serta dalam pameran adalah perempuan. Keterlibatan mereka adalah bentuk dukungan inklusif. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami melihat tren transaksi yang terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Baron.
Salah satu contoh sukses wirausaha perempuan adalah Novita Hermawan, pemilik usaha Agrominafiber Handicraft asal Kebumen.










































